Tuesday, December 15, 2015

ISTRIKU TERCINTA


Karya ku : Resmen


bekas-bekas kering lelehan air mata di pipi mu,
mengering, memberi tanda akan sayangmu,
sayang, lihatlah malam indah bulan bintang
begitu pula cinta suamimu yang tak kan kurang

duhai istiku tercinta penyejuk mataku
kau embun penghibur kala ku dalam pilu
engkau sandaranku kala aku merasa tak mampu
tetaplah di pelukku tuk sembuhkan luka ku

duhai Allah, tetapkanlah sayang ini bersamanya
jadikanlah sbagai pendampingku di alam surga
kan menjadi cerita cinta spanjang masa
cerita warisan tuk anak cucu saat kami tlah tiada.


                                          teruntuk istriku tercinta, Padang, 15 Desember 2015

Wednesday, December 9, 2015

PERMAISYURI SYURGAMU

oleh  : Resmen



sang gerimis mengalahkan embun pagi,
dinginnnya seirama meresap dalam hati
sang sufi berdiam merenung diri dalam sunyi
berharap  redha kan bahagia syurgawi


terbayang senyum  di bibir sang perawan
terkhayal bahagia harap di dada sang duda muda
menunggu janji janji abadi nan penuh harapan
tuk asanya terpantau dalam jiwa yang merana


diam, renung, dan dzikirkan di jiwa
disampingmu terjaga permaisyuri syurga
titipan tuhan yang kau punya sejak kau dewasa
tahukah kau, dialah pelayan abadi alam syurga

usap lembut air mata mengalir hangat dipipi
bawalah permaisurimu kemana engkau pergi
tebarkan senyum akan kehidupan abadi
temani  sampai sang khalik menjemputmu mati

                                                  padang, 9 desember 2015



Tuesday, December 8, 2015

KENANGAN SEMU DUNIA



karyaku :Resmen

ketika sang malam menyapa langit dan tanah
bumi berputar pun pasrah tuk merubah rasa dan arah
terik siang nan ganas menyengat tubuh hamba Allah
dia tak berdaya melawan putaran bumi menuju gelap memerah,

hai, hai sadarkah kau yang dimabuk asmara dunia
sesaat kau menangis meradang meregang asa dan cinta
kau renggut kata hati para pecinta dunia fana tak beraksara
sadarkanlah diri, kau yang sesaat akan ditinggal cinta dunia

buang, lempar sejauh matamu menatap gulungan samudra
biarkan hanyut tenggelam jauh dalam lapisan kulit dunia
buang luka derita cinta menusuk mu di dalam dada
karena Tuhanmu menciptakanmu menjadi hamba perkasa

tunggulah, lihatlah, pandanglah, mentari pagi menyapa
senyuman adzan subuh kan mengingatkanmu tuhan masih ada
berdirilah kau tegar di kaki kaki kuatmu selama kau kuasa
saatnya tiba sapaan tuhanmu atas wafatmu menyampaikan rayu cinta pada Nya

                                                padang, untukmu yang tercinta...8 desember 2015

Page

Pengikut